Mengingat penyakit jantung memiliki patogenesis yang kompleks dan spesifik pada setiap pasien, maka program rehabilitasi jantung memerlukan pendekatan yang individual dengan mempertimbangkan berbagai aspek meliputi masalah penyakit dasar, komorbiditas dan faktor usia pasien agar tujuan program rehabilitasi dapat diraih dan aman dilakukan tanpa menimbulkan komplikasi. Buku ini berisi materi rehabilitasi jantung pada populasi khusus yang sering kita jumpai pada praktik klinis sehari-hari, di antaranya pada populasi dengan risiko menderita penyakit kardiovaskular, populasi penyakit katup jantung, populasi pasca tindakan operasi bedah jantung, populasi dengan penyakit arteri perifer, dan populasi dengan komorbiditas diabetes mellitus. Dalam bab lain juga akan dibahas bagaimana rehabilitasi jantung pada pasien dengan alat pacu jantung dan ICD (Implantable Cardiac Defibrillator) dan pascatransplantasi jantung.
Dengan memahami dan mampu memberikan program rehabilitasi jantung pada populasi khusus ini maka seorang peserta program pendidikan atau dokter spesialis jantung dan pembuluh darah akan mampu menangani pasien dengan penyakit jantung secara komprehensif yang sangat dibutuhkan pasien sekaligus dapat meningkatkan kualitas pelayanan jantung di masyarakat.
Dr. Meity Ardiana, dr, SpJP (K), FIHA, FAsCC, FICA lahir di Surabaya, 3 Mei 1977 dan lulus pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada tahun 2003. Gelar Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah diperoleh dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada tahun 2013. Selanjutnya pendidikan fellowship -konsultan bidang Preventif dan Rehabilitasi Kardiovaskular di RS Jantung Harapan Kita -Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia diselesaikan pada tahun 2016. Pada tahun 2020, penulis meraih gelar doktor Ilmu Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Saat ini di samping sebagai dosen, beliau juga sebagai Sekretaris Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Penulis aktif dalam Pokja Prevensi dan Rehabilitasi Kardiovaskular -Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), sebagai Fellow of Indonesian Heart Association dan Fellow of ASEAN College of Cardiology serta Fellow of the International College of Angiology.
Dr. Andrianto, dr., SpJP (K), FIHA, FAsCC, gelar dokter diperoleh dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang pada tahun 1995. Pada tahun 2009, penulis memperoleh gelar Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan menyelesaikan pendidikan felowship -subspesialis di RS Jantung Harapan Kita -Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 2015. Pendidikan doktor (S-3) diselesaikan di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada tahun 2020. Sejak tahun 2009, sebagai Fellow of Indonesian Heart Association dan pada tahun 2016 sebagai Fellow of ASEAN College of Cardiology. Penulis aktif sebagai Pengurus Harian Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Indonesia. Di samping sebagai dosen, penulis saat ini aktif sebagai Koordinator Program Studi Jantung dan Pembuluh Darah, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.